KEK Tanjung Lesung Makan Dana Rp3,8 T

Idris Rusadi Putra, Jurnalis
Jum'at 28 Oktober 2011 11:44 WIB
Ilustrasi. Corbis.
Share :

JAKARTA - Pembangunan dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di daerah Tanjung Lesung akan memakan investasi sebesar Rp3,8 triliun.

Deputi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Bidang Infrastruktur Lucky Eko menjelaskan, investasi ini akan didominasi investor lokal.

"Investasinya sekira Rp3,8 triliun, investornya mereka dalam negeri yang akan mendorong lokasi itu," ungkap dia kala ditemui di Gedung Menko Perekonomian, Jakarta, Jumat (28/10/2011).

Namun, karena sifatnya lebih pada pariwisata, kawasan yang dikembangkan akan berkiblat pada pengembangan wisata-wisata yang membawa investor luar negeri. "Misalnya hotel-hotel internasional dan lain-lain. Itu yang akan dikembangkan," jelas dia.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pembangunan Tanjung Lesung sebagai daerah KEK, dikatakannya akan berkaitan dengan proyek Jembatan Selat Sunda (JSS), yang akan membantu Banten untuk berkembang.

"Oh iya ada, kalau JSS betul dikembangkan itu Banten kan bisa daerah tarikan yang besar, dengan adanya Tanjung Lesung akan sangat membantu. Dengan JSS Banten dan Lampung akan berkembang," tambahnya.

Saat ini, lanjutkannya, pengembangnya masih dimainkan oleh pemain lama yaitu PT Banten Investment. "Pemain lama itu, PT Banten Investment salah satunya. Mereka masih mengharapkan pemerintah membangun jalan tol. Dari Serang sampai Rembang," tuturnya.

"Tapi dari keterangan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (WamenPU), belum masuk jaringan tol nasional, tapi hanya masalah waktu. JSS sudah jadi mereka akan pertimbangkan itu," tukas dia. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya