PEKANBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Riau menyatakan bahwa pada Oktober 2011 ini Nilai Tukar Petani (NTP) Riau mengalami penurunan sebesar 0,53 persen.
"Pada Oktober ini, NTP Riau sebesar 104,32. Padahal bulan lalu NTP kita mencapai 104,48 persen," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Riau Dewi Kristiani Selasa, pada okezone, Jumat (4/11/2011).
Penurun NTP menurut dia disebabkan oleh indeks harga yang diterima petani yang turun sebesar 0,16 persen. Sedangkan indeks harga yang dibayar petani naik sebesar 0,37 persen.
Untuk komoditas yang memberikan andil dalam penurun NTP terjadi pada subsektor tanaman perkebunan rakyat. "Ini diakibatkan oleh turunya harga kelapa sawit sebesar 28,46 persen dan karet 24,18 persen," tambahnya.
Sedangkang untuk perbandingan NTP atau pengukuran tingkat kesejahteraan petani ini pada bulan yang sama di 2010, lanjut Dewi mengalami penurunan sebesar 1,12 persen.
NTP adalah perbandingan antara indeks harga yang diterima petani dengan dengan indek harga yang dibayar petani. "Artinya semakin tinggi NTP, berarti kemampuan daya beli petanu lebih baik," tutup Dewi.