Kemendag Jamin FTA Aman untuk RI

R Ghita Intan Permatasari, Jurnalis
Selasa 08 November 2011 17:29 WIB
Ilustrasi. Corbis.
Share :

JAKARTA - Perjanjian perdagangan bebas atau free trade agreement (FTA) dalam bidang sektor jasa Asean-China atau The Protocol on the 2nd Package of Specific Commitsments under the Asean-China Trade in Services Agreement akan ditandatangani dalam KTT Asean ke-19 yang akan dilaksanakan di Bali beberapa waktu ke depan.

Direktur Kerja Sama Asean Kementerian Perdagangan Imam Pambagyo menjelaskan, perjanjian tersebut akan aman bagi Indonesia.

"Meskipun banyak pelaku usaha yang khawatir akan perdagangan bebas dalam sektor jasa, namun saya bisa jamin hal tersebut akan aman buat Indonesia," ungkapnya kala ditemui dalam acara Media Briefing KTT Asean ke-19 di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (8/11/2011).

Dia menuturkan, kekhawatiran pelaku usaha pada perjanjian China-Asean Free Trade Agreement (CAFTA) lalu, tidak akan terjadi dalam perjanjian dalam sektor jasa kali ini. Meski begitu, Iman tidak mengelaborasi dengan jelas mengapa perjanjian tersebut dinilai aman bagi Indonesia.

Dalam perhelatan KTT Asean tersebut, juga akan dilakukan penandatangan The 2nd to Amen the Agreement on Trade in Goods under the Framework Agreement on Closer Economic Cooperating among the Goverments pf the Member Countries of Asean and the Republic of Korea.

Imam menambahkan, perjanjian bilateral dengan Thailand juga akan dilakukan, di mana isi daripada perjanjian tersebut untuk meningkatkan kerja sama dibidang perdagangan.

Selain itu, pemerintah tengah menjajaki perjanjian dengan negara Brazil. Imam menjelaskan, ada imbas positif Indonesia mengadakan perjanjian dengan beberapa negara di Asean diantara membuka pasar yang lebih besar lagi.

"lihat saja data-data porsi Asean yang ada berperan penting bagi ekspor maupun impor di Indonesia. lalu secara general hal ini juga berpengaruh terhadap masyarakat kecil dimana jika perekonomian berkembang, otomatis masyarakat ekonomi kecil juga akan tertolong," pungkasnya. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya