Pemerintah Sosialisasi MINYAKITA di Bandung

Iman Herdiana, Jurnalis
Kamis 10 November 2011 15:24 WIB
Ilustrasi.
Share :

BANDUNG - Pemerintah bekerja sama dengan para produsen minyak goreng nasional meluncurkan program minyak goreng kemasan sederhana MINYAKITA, untuk menyediakan minyak goreng yang sehat dan higienis kepada rakyat Indonesia dengan harga yang terjangkau.

Guna mengenalkan MINYAKITA kepada masyarakat Indonesia secara luas, sosialisasi dan promosi mengenai program MINYAKITA dilakukan di beberapa kota besar di Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Ardiansyah Parman bersama Gubernur Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, membuka sosialisasi dan promosi MINYAKITA yang dipusatkan di Pasar Kosambi, Bandung, Kamis (10/11/2011).

“Kegiatan sosialisasi dan promosi MINYAKITA ini adalah untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengalihkan konsumsi minyak goreng curah ke minyak goreng kemasan yang lebih sehat dan lebih higienis,” kata Ardiansyah.

Menurutnya, sasaran utama dari MINYAKITA adalah ibu-ibu rumah tangga pengguna minyak goreng curah serta konsumen industri yang meliputi penjual gorengan, pengusaha warung makan menengah ke bawah dan pedagang minyak goreng curah. "Diharapkan pada 2015, masyarakat Indonesia sudah tidak ada lagi yang mengkonsumsi minyak goreng curah.” papar dia.

Sosialisasi dan promosi MINYAKITA, juga dimaksudkan untuk membantu produsen yang terlibat dan mendukung program MINYAKITA, yaitu PT Wilmar Group, PT Salim Ivomas Pratama Tbk, PT Panca Nabati Prakarsa, serta PT PPI (Persero) selaku BUMN yang telah membantu pemasaran MINYAKITA di berbagai kota di Indonesia selama ini.

Selain Pasar Kosambi, kegiatan Sosialisasi dan Promosi MINYAKITA pada hari ini juga dilakukan di tiga pasar pendukung yaitu Pasar Cicadas Cikutra, Pasar Sederhana dan Pasar Ancol - Karapitan. Pada kesempatan yang sama, juga dikukuhkan Duta MINYAKITA sebanyak 20 orang yang merupakan pedagang penjual gorengan daerah setempat. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya