JAKARTA - Cadangan minyak Indonesia saat ini hanya mencapai empat miliar barel. Jika Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi terus dilakukan, maka angka itu bakal turun apalagi konsumsi BBM kita per hari bisa mencapai 100 ribu kiloliter (kl).
Hal ini disampaikan Analis Energy Security Dirgo Purbo, dalam diskusi Sindo Hot Topic "Kebijakan Energi Prorakyat" di Oh Lala Cafe, Jakarta, Senin (14/11/2011).
"Saat ini posisi Indonesia sangat memprihatinkan. Dalam cadangan minyak saja kita hanya mempunyai empat miliar barel," ujar Dirgo.
Dia menegaskan, saat ini Indonesia kalah dengan Timor Leste yang mempunyai cadangan minyak sebesar lima miliar barel. "Saya tidak tahu pasti itu cadangan dari mana tapi dari data yang saya peroleh segitu," jelasnya.
Saat ini, lanjut Dirgo, negara yang paling banyak memiliki cadangan minyaknya adalah Arab Saudi sebesar 600 miliar barel. "Disusul Kanada sebesar 178 miliar barel lalu Iran 115 miliar Barel dan Irak 113 miliar barel. Tapi Indonesia masih berada dalam 20 besar cadangan minyak di dunia," tegas Dirgo.
Menurutnya, setidaknya Indonesia harus memilik setidaknya 80 miliar barel karena produksi BBM akan terus meningkat seiring pemberian BBM subsidi yang belum tepat sasaran saat ini. "Jadi begini Indonesia harus memiliki 80 miliar barel kalau subsidi ini dilakukan dan itu yang jadi PR pemerintah," tutur Dirgo.
Dirinya juga menambahkan, akan terus memberikan masuk-masukan yang positif untuk pemerintah sebagai pertimbangan dalam melakukan kebijakan energi prorakyat.
(Widi Agustian)