Blok Cepu Perlu Campur Tangan Asing?

Saugi Riyandi, Jurnalis
Senin 14 November 2011 12:34 WIB
Ilustrasi. Corbis.
Share :

JAKARTA - Lambannya upaya pemerintah dalam mengeksplorasi ladang minyak yang ada di Cepu, telah menghambat produksi minyak dalam negeri.

Analis Energy Security Dirgo Purbo mengatakan, pemerintah sampai saat ini belum maksimal dalam mengolah blok Cepu. Padahal, lanjut Dirgo, block Cepu mampu memproduksi sebesar 165 ribu barel per hari.

Dia melanjutkan, adanya penyelesaian kontrak yang lama serta alotnya regulasi yang diberlakukan telah mempersulit pengeskplorasian blok Cepu ini. "Jangan diperlambat untuk mengeksplorasi minyak," tegas dia dalam diskusi Sindo Hot Topic Kebijakan Energi Prorakyat di Oh Lala Cafe, Jakarta, Senin (14/11/2011).

Menurutnya, Indonesia dapat membiarkan investor untuk membantu pemerintah dalam menjajaki Cepu ini. "Biarkan investor asing atau lokal untuk ke sana. Kalau perlu, beri dia red carpet service," tuturnya.

Selain itu, dia menegaskan, kurangnya manajemen di Indonesia dalam menarik investor juga perlu direformasi karena jika manajemen itu baik maka investor akan datang dengan sendirinya.

"Kita lemah di situ, sekarang Indonesia sebagai host government-nya harus memberi investor dari A sampai Z. Itu tugas pemerintah untuk menjamin investor. Kalau itu tercipta investor akan datang," terangnya. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya