JAKARTA - PT Indofarma Tbk (IDRM) menargetkan penjualan obatnya mencapai Rp1,2 triliun hingga akhir tahun ini.
"Pokoknya growth di tahun ini 30-40 persen. Sampai akhir tahun proyeksinya Rp1,2 triliun," ungkap Direktur Utama Indofarma Djakfarudin Junus, di Jakarta, Rabu (16/11/2011).
Dia menambahkan, proyeksi laba hingga akhir tahun diproyeksikan mencapai Rp45 miliar-Rp50 miliar. "Mudah-mudahan angka tersebut bisa tercapai," imbuhnya.
Sementara itu Direktur Riset dan Marketing Indofarma Elfiano Rizaldi menyatakan, 90 persen pangsa pasar penjualan obat masih dipegang oleh domestik. Sementara sisanya diekspor ke beberapa negara.
2012, lanjutnya, perusahaan menargetkan nilai ekspor obat-obatan mencapai USD3 juta-USD4 juta. Angka tersebut meningkat dibanding target tahun ini yang sebesar USD2,4 juta. "Negara tujuan ekspor obat-oabatan yaitu Kamerun, Vietnam. kalau Kamboja masih dalam proses registrasi," tandasnya.
(Widi Agustian)