JAKARTA - Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) mengatakan lifting minyak dalam negeri diperkirakan hanya akan mencapai kisaran 905 ribu barel per hari hingga akhir 2011.
"Hingga akhir tahun lifting minyak sekira 905 ribu barel per hari, dan itu tidak akan berubah," ujar Deputi Operasi BP Migas Rudi Rubiandini yang ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (21/11/2011).
Dia menjelaskan pencapaian lifting tersebut tidak akan berubah mengingat ada beberapa kejadian yang membuat lifting tidak berubah.
"Banyak kejadian terbakarnya kapal tanker Lentera Bangsa milik CNOCC di selat Sunda beberapa waktu lalu juga mengakibatkan hilangnya produksi minyak sebesar 16 ribu barel per hari," tegasnya.
Dia juga meyakinkan dalam dua bulan ke depan tidak akan ada penambahan lifting lagi. "Bisa dipastikan November-Desember tidak akan ada penambahan produksi lagi. Semua sedang cuci-cuci dan bersih-bersih saat ini. Tapi bisa dipastikan penambahan produksi akan terjadi di awal 2012," pungkas Rudi.
(Widi Agustian)