JAKARTA - Lippo Grup akan membangun enam Rumah Sakit (RS) bertaraf internasional dengan investasi Rp500 miliar per unit pada 2012.
Hal tersebut disampaikan CEO Lippo Grup James Riady yang ditemui dalam acara Peranan RS Swasta dalam Pembangunan Kesehatan di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (23/11/2011).
"Tahun depan kami mengharapkan bisa enam RS internasional baru di dalam sistem kesehatan. Rata-rata investasi setiap rumah sakit itu, antara Rp300-500 miliar," ujar James.
Dia mengatakan, RS tersebut akan tersebar pada lima kota besar di Indonesia. "Akan ada di Makassar, Menado, Bali, Palembang dan Jakarta," tegasnya.
Dengan pertumbuhan sekira 20 persen, James berharap akan ada langkah-langkah yang konkrit dalam membangun RS internasional.
"Pertumbuhan grup Lippo sangat bagus, pertumbuhan kita rata-rata kita mengharapkan setiap tahun lebih dari 20 persen. nantinya setiap RS sudah harus dibangun dengan kelas internasional. Jadi, sikapnya kelas internasional, pendekatannya internasioanal, standarnya internasional juga equiptmentnya internasional, semuanya internasional," ungkapnya.
Selain itu, dia menegaskan, saat ini pemerintah membutuhkan peran swasta dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik untuk masyarakat. "Jadi sikap politis itu penting sekali untuk membuka pintu swasta, membuka jaringan kesehatan," imbuhnya.
James menambahkan, saat ini pemerintah dan swasta harus dapat menanggulangi krisis global yang semakin tidak menentu. "Kita harus waspada terhadap situasi global yang sangat tidak menentu. Itu yang lebih penting dan kita harius antisipasi," tukas dia. (mrt)
(Rani Hardjanti)