JAKARTA - Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak Dan Gas Bumi (BP Migas) mengatakan pihaknya mendukung penuh percepatan pembangunan train 3 kilang LNG Tangguh di Papua. Termasuk alokasi LNG untuk kebutuhan domestik dan ekspor.
"Kami dukung penuh Tangguh 3 untuk memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor," jelas Kepala BP Migas R Priyono yang ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (29/11/2011).
Dirinya menegaskan, akan berunding dengan seluruh stafnya untuk mendiskusikan lebih dalam masalah ini. "Kami akan segera menghubungi petinggi-petinggi BP Migas untuk mendiskusikan masalah ini," tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil menteri ESDM Widjajono Partowidagdo mengatakan saat ini train 3 di lapangan LNG Tangguh siap dibangun. Sebanyak 50 persen dari produksi gasnya untuk PT PLN (Persero) dan 50 persen lagi untuk diekspor.
"Tentang pengembangan Tangguh secepatnya. Sebagian diekspor sebagian untuk PLN. Gasnya akan dikembangkan terus kalau harganya bagus. Bukan hanya di train 3 saja. Nanti sudah train 3 ada train yang lain lagi," ujar Widjajono.
(Widi Agustian)