Mari Elka: Pariwisata Antikrisis Global

R Ghita Intan Permatasari, Jurnalis
Minggu 04 Desember 2011 14:11 WIB
Menteri Parenkraf Mari Elka Pangestu
Share :

JAKARTA - Adanya perlambatan perekonomian di Amerika Serikat (AS) dan Eropa menyebabkan berbagai sektor turut melambat. Namun, sektor pariwisata diyakini menjadi sektor yang tidak akan terkena imbas dari krisis tersebut.

Demikian diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, kala ditemui dalam acara Dialog Outlook Ekonomi Indonesia 2012 Strategi Pelaku Usaha, Media, dan Pemerintah dalam Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2012 dan Pelantikan Pengurus BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode 2011-2014.

"Saya kira sektor pariwisata ini merupakan sektor yang menjanjikan. Di mana tidak akan terkena imbas krisis global. Kan kalau orang krisis, rata-rata orang akan cari hiburan dengan berlibur," ungkapnya di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (4/12/2011).

Dia mencontohkan, ketika perekonomian Indonesia mulai berkontraksi pada 2009, sektor pariwisata malah naik sebesar 0,36 persen. Sedangkan dari sisi ekspor harus tergerus 14 persen. Di sisi lain, pada tahun yang sama, wisatawan domestik naik menjadi 10 persen. "Ini menunjukkan bahwa sektor tersebut tidak terpengaruh terhadap krisis yang terjadi di global," paparnya.

Mari menambahkan, wisatawan mancanegara rata-rata membelanjakan 28 persen dari budget liburannya untuk restoran, sedangkan 30 persen untuk hotel.

"Tapi kalau wisatawan domestik sebanyak 30 persen dialokasikan untuk shopping, karena budaya masyarakat kita yang harus membawa oleh-oleh ketika pulang dari berlibur dan sebanyak 15 persen untuk makanan," tuturnya.

Ke depan, Mari berharap wisatawan dalam negeri maupun macanegara tidak akan mengalami penurunan. "Saya harap ke depan jumlah wisatawan baik dari dalam negeri maupun macanegara tidak akan turun. Kita harus gunakan potensi yang ada di dalam negeri," pungkasnya. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya