JAKARTA - Pemerintah meminta British Petroleum (BP) Indonesia untuk menambahkan pasokan gas dari Tangguh untuk domestik sebanyak 140 million standard cubic feet per daya (mmscfd) di Desember 2012.
Hal ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik yang ditemui dalam acara Welcoming Dinner di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Jumat (09/12/2011) malam.
"Banyak sumber gas di Indonesia yang bisa dipasok untuk kebutuhan dalam negeri, salah satunya Blok Tangguh yang akan memasok gas ke domestik sebesar 140 mmscfd di Desember 2012," katanya.
Jero menuturkan, semua masalah yang ada di Kontraktor Kerjasama (KKKS) dapat dicapai asalkan dibicarakan secara baik-baik. "Saya sudah bicara sama. BP Indonesia. Saya sudah bilang ke bossnya, kata dia saya akan berikan, kalau gas yang ini dikasih dulu untuk domestik. Kalau kita bicara baik-baik, bisa dapat," ujar Jero.
Dirinya menegaskan, awalnya BP Indonesia berjanji untuk memasok gas untuk domestik di 2017. "Saya meminta agar bisa lebih cepat. "Mereka bisa berikan 2017 gas untuk domestik. Saya bilang, waktu itu saya sudah tidak jadi Menteri ESDM lagi. Mereka tawar 2013, saya tawar-tawar lagi kemungkinan dikasih Desember 2012," katanya.
Dirinya menambahkan BP Indonesia juga manusia yang punya hati nurani maka harus dirundingkan dengan baik segala keperluan gas untuk domestik. "Manusia kan bisa diajak ngomong baik-baik," pungkasnya. (nia)
(Rani Hardjanti)