JAKARTA - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengukuhkan diri sebagai perusahaan media tercatat di pasar modal terbesar kedua di Asia Tenggara (Asean).
"MNC merupakan perusahaan terbesar kedua di Asia Tenggara. Yang pertama itu berasal dari Thailand," ungkap Direktur Utama MNC Hary Tanoesoedibjo kala ditemui di MNC Tower, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Senin (12/12/2011).
Karenanya, untuk lebih mengembangkan MNC, maka dia akan melakukan ekspansi bisnis terlebih pada new media. Dia menyebut akan pengembangan internet TV, search engine bahkan mobile game. "Mau tidak mau perusahaan ini harus juga ke luar negeri," tambahnya.
Menurutnya, selain lebih mudah menerapkan ke luar negeri, pangsa pasar di luar negeri juga masih menggairahkan. Hary optimistis krisis utang di Eropa dan Amerika Serikat tidak akan berpengaruh banyak terhadap ekspansi bisnisnya tersebut.
Walau begitu, dia mengungkapkan tidak akan meninggalkan bisnis televisinya. Menurutnya, pendapatan terbesar MNC memang dihasilkan dari iklan yang ditayangkan ke televisi. "Iklan memang paling banyak di TV. Karena media yang menjangkau seluruh daerah itu cuma TV. Karenanya 70-80 persen iklan itu larinya ke TV," urai dia.
Adapun televisi yang dimaksud adalah RCTI, MNC TV dan Global TV. Dia menambahkan, pertumbuhan televisi tersebut memang cukup signifikan, dengan 30-40 persen per tahunnya. "Sedangkan 10 persen (pendapatan) sisanya itu berasal dari konten. Sisanya, single digit itu dari cetak, radio dan online," tukas dia.
(Widi Agustian)