JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menuturkan, pencapaian target 25 emiten yang tercatat pada 2011 merupakan angka tertinggi sepanjang 10 tahun terakhir.
"Target 25 emiten baru terpenuhi dan kita memenuhi janji. 25 emiten itu merupakan angka tertinggi selama 10 tahun dari 2002, tapi memang angka ini berbeda dengan Bapepam-LK karena kami melihat dari waktu pencatatan," ungkap Direktur Utama BEI Ito Warsito, kala ditemui dalam acara konferensi pers penutupan akhir tahun bursa saham di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (30/12/2011).
Seperti diketahui, sepanjang 2011 ini 25 emiten telah mencatatkan saham perdana di BEI. Adapun total nilai penawaran umum saham perdana sebesar Rp19,593 triliun. Selain itu, emiten memperoleh dana dari pasar modal lewat penerbitan saham baru senilai Rp42,141 triliun.
Lalu emiten juga memperoleh dana melalui penerbitan obligasi dan sukuk serta EBA yang dicatatkan di BEI sebanyak 46 emisi dengan nilai sebesar Rp45,23 triliun dan USD80 juta yang diterbitkan oleh 40 emiten.
Penerbitan obligasi ini mengalami kenaikan sebesar 18 persen dibandingkan 2010 senilai Rp39,07 triliun terdiri dari 43 emisi obligasi dan waran yang diterbitkan mencapai Rp575 miliar.
Berdasarkan semua data tersebut total dana yang diraup dari pasar modal mencapai Rp107,76 triliun pada 2011.
(Widi Agustian)