Soal Produksi di Banyu Urip, BP Migas Ancam Exxonmobil

Saugi Riyandi, Jurnalis
Rabu 04 Januari 2012 12:33 WIB
Logo BP Migas.
Share :

JAKARTA - Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) mengancam Mobil Cepu Ltd milik Exxonmobil Indonesia untuk menyelesaikan proyek peningkatan produksi minyaknya di Banyu Urip hingga akhir Januari.

"Kita kasih batas sampai akhir Januari. Kita sudah harus terima detail proyeknya, alatnya yang dibutuhkan apa saja, gimana pengadaannya, dan berapa kalkulasi biayanya," tegas Deputi Pengendalian Operasi BP Migas Rudi Rubiandini kala dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (4/1/2012).

Menurutnya, pengembangan proyek Banyu Urip ini sudah dibicarakan tahun kemarin dan sudah diberi kesempatan berulang kali. "Exxon sih emang enggak mau, sudah dari setahun lalu kita bicarakan ini, sudah berulang-ulang. Secara teknis itu sangat bisa dilakukan. Kita sudah bicarakan ini satu tahun, tinggal dilaksanakan saja," jelasnya.

Lebih lanjut Rudi menambahkan, jika sampai Januari belum dilaksanakan proyek tersebut, BP Migas akan mengambil tindakan kepada pimpinan Exxonmobil.

"Akan ada tindakan dari kita. Pejabat yang bertanggung jawab akan kita minta untuk diganti karena dianggap tidak mampu bekerja sama dengan negara, kan ini demi kebaikan bangsa juga," pungkasnya. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya