Waspadai Bangkrutnya Yunani

Iwan Supriyatna, Jurnalis
Rabu 18 Januari 2012 19:30 WIB
Ilustrasi. Corbis.
Share :

JAKARTA - Pernyataan lembaga pemeringkat Fitch dan Standar & Poor’s jika Yunani sedang bangkrut dan segera mengalami default (gagal bayar) tersebut akan berdampak sangat serius terhadap perekonomian dunia.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengingatkan pemerintah dan dunia usaha untuk mewaspadai kebangkrutan Yunani. Dampak yang ditimbulkan jika Yunani mengalami kebangkrutan sebagai mitra dagang terbesar Indonesia di negara-negara zona Euro, akan menjadi permasalahan yang cukup serius.
 
“Kita harus terus mencermati perkembangan Yunani, karena pasti akan berdampak terhadap capital market. Para investor akan menarik dananya dan bersikap wait and see, sehingga akan mempengaruhi harga saham dan kurs dolar,’’ ujar Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Organisasi Keanggotaan,  Pemberdayaan Daerah dan Tata Kelola Perusahaan (OKP-TKP) Anindya N Bakrie seperti yang dilansir dari keterangannya , Rabu (18/1/2012).

Menurut Anindya, krisis ekonomi di negara-negara Eropa dan Amerika Serikat (AS) sangat berpengaruh terhadap ekonomi global. Target pertumbuhan ekonomi dunia pada 2012 yang semula diperkirakan bisa mencapai empat hanya menjadi 3,8 persen.

Hal ini juga berpengaruh terhadap target pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dalam asumsi APBN sebesar  6,7 persen dalam perkiraan Kadin menjadi hanya sekitar 6,2-6,4 persen. Eropa merupakan salah satu mitra dagang terbesar Indonesia setelah Cina, Jepang dan AS.

Sebelumnya, Fitch telah menurunkan peringkat investasi sejumlah Negara Eropa termasuk Perancis. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya