JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan ada empat sasaran yang ingin dicapai demi bisa melaksanakan misi pertumbuhan perekonomian.
"Banyak sasaran yang ingin dicapai, pertumbuhan ekonomi (6,4 persen), inflasi (5,3 persen), pengangguran (tujuh persen), dan kemiskinan (11-12 persen). Dengan APBN sebesar Rp1.229,6 triliun," tukas SBY, di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/1/2012).
Adapun hal penting di 2011 sasaran yang ditetapkan tidak ringan namun bisa dicapai. Sasaran tersebut, menurutnya, dapat dicapai dengan asumsi dari sisi perkembangan dunia tidak ada krisis baru.
"Yang terjadi, ada krisis Eropa dan juga ada inflasi baik pangan dan energi. Asumsi pada tingkat domestik tidak terjadi ancaman nontradisional skala besar. Belanja negara digunakan dengan baik," tandasnya.
Diakui SBY, untuk belanja modal dan barang saat ini belum mencapai yang diharapkan. Seharusnya, tidak bisa mencapai sasaran tersebut. Menurutnya, Indonesia bisa mencapai sasaran itu. Di mana bila lingkungan strategis dalam dan luar bisa lebih bersahabat dan merelisasikan anggaran, tentu hasilnya lebih baik lagi.
"Kita sering dicemooh dan diramalkan yang buruk oleh dunia. Karena krisis, bangun demokrasi, majukan HAM, pemilu langsung, konflik Aceh selesai, berantas korupsi, bertahan dari krisis global," pungkasnya.