JAKARTA - Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) meminta PT Pertamina (Persero) untuk menentukan kebutuhan gas di Jawa Tengah dalam rangka pemilihan pasokan gas pada fasilitas penerima gas terapung (Floating Storage Regasification Unit/FSRU) di Jawa Tengah yang direncanakan selesai pada tahun kuartal kedua 2013.
Tenaga Ahli BP Migas Fathor Rahman mengatakan bahwa saat ini kebutuhan gas untuk Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah bisa dipenuhi oleh dua lapangan gas yang memproduksi sektiar 450 mmscfd yaitu berasal dari lapangan Madura MD yang memproduksi sekitar 150 mmscfd dan lapangan Terang Sirasun di Jawa Timur sebesar 300 mmscfd.
“Kan pasokannya sudah ada kalau untuk kebutuhan Transjawa. Lalu pasokan FSRU mau untuk siapa saja,” ujar Fathor yang ditemui di Kantor BP Migas, Jakarta, Rabu (25/1/2012).
Selain untuk kebutuhan industri, FSRU tersebut rencananya juga akan memasok gas untuk PLTGU Tambak Lorok. “Tapi kan (pasokannya) itu sudah dapat dari Kepodang,” tegasnya.
Fathor melanjutkan, jika Pertamina sudah mengatakan jika pasokan gas dari FSRU ke Jawa Barat. “Tapi kan itu tidak konsisten jadinya,” tandasnya. (nia)
(Rani Hardjanti)