JAKARTA - Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan pemerintah akan memperkuat institusi yang ada untuk menggenjot pembangunan infrastruktur.
Kalangan perbankan yang selama ini memiliki kekuatan di pembiayaan infrastruktur, akan diminta untuk lebih menguatkan kapasitas bagi ketersediaan infrastruktur di dalam negeri.
"Institusi-institusi penunjang seperti Indonesia Infrastruktur Fund (IIF), PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan PT Pusat Investasi Pemerintah (PIP) akan dibuat perkuatan permodalan dan kapasitas supaya bisa juga mempercepat pembanguan infrastruktur," ungkap Agus di Jakarta, Rabu (25/1/2012).
Namun, kata dia, yang banyak disoroti bukan hanya masalah keuangan dan kesiapan lembaga-lembaga keuangan. Menkeu menuturkan, yang menjadi sorotan adalah perencanaan projek infrastruktur dan eksekusi infrastrukturn yang lebih baik.
Sebab, kata dia, jika projek proposalnya sudah lengkap dan prosesnya sudah berjalan sesuai mekanisme, kemungkinan untuk mendapatkan pembiayaan, jauh lebih tinggi.
"Institusi keuangan yang akan mendorong financing infrastuktur itu relatif siap,” imbuhnya.