JAKARTA - Inflasi Januari yang mencapai angka 0,76 persen diklaim tinggi karena pada Januari merupakan puncak musim penghujan dan sudah menjadi siklus tahunan.
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menjelaskan, walaupun inflasi tergolong tinggi disebabkan naiknya harga makanan, namun setok beras diklaim masih aman.
"Bahwa puncak paceklik kita, siklus tahunan, tapi beras kita cukup, kita intervensi kalau ada kenaikan, Bulog terus operasi pasar," jelas Hatta ketika ditemui di Gedung Kemenko, Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (1/2/2012).
Hatta mengatakan, bulan-bulan ke depan, harga beras tidak akan meningkat karena setok beras Bulog masih aman, dan bulan Maret sudah kembali masuk musim panen. "Kalau beras emang siklus yang tinggi bulan ini. Tapi setok beras kita masih aman," pungkasnya.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan Indeks Harga Konsumen (IHK) alias inflasi Januari berada di level 0,76 persen. "Sedangkan untuk inflasi year on year (yoy) berada di kisaran 3,65 persen," ungkap Pelaksana Tugas Harian (Plt) BPS Suryamin.
Sementara untuk inflasi inti Januari, tercatat berada di kisaran 0,44 persen dengan inflasi inti tahun kalender dan inflasi inti year on year berada di kisaran 4,29 persen. (mrt)
(Rani Hardjanti)