Inilah Top Ten Inflasi Selama 2 Tahun Terakhir

R Ghita Intan Permatasari, Jurnalis
Rabu 01 Februari 2012 14:09 WIB
Ilustrasi. Corbis.
Share :

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja mengumumkan angka Indeks Harga Konsumen (IHK) alias inflasi pada Januari berada di kisaran 0,76 persen. Tekanan inflasi kali ini, disebabkan oleh tingginya bahan pangan yakni beras.

Selain beras, ada beberapa komponen yang menekan IHK dalam dua tahun belakangan. Berikut adalah 10 komoditas yang paling berpengaruh menekan inflasi.

Pada 2010, beras tercatat menjadi komponen utama yang paling menekan IHK dengan tekanan sebesar 1,29 persen, selanjutnya tarif listrik sebesar 0,36 persen dan cabai merah sebesar 0,32 persen.

Berikut adalah daftar lengkap komponen terbesar penyebab inflasi pada 2010.
1. Beras, dengan inflasi 1,29 persen.
2. Tarif listrik, dengan inflasi 0,36 persen.
3. Cabai merah, dengan inflasi 0,32 persen.
4. Emas perhiasan, dengan inflasi 0,27 persen.
5. Bawang merah, dengan inflasi 0,25 persen.
6. Nasi dengan lauk, dengan inflasi 0,24 persen.
7. Cabai rawit, dengan inflasi 0,22 persen.
8. Jasa perpanjangan STNK, dengan inflasi 0,22 persen.
9. Rokok kretek filter dengan inflasi 0,16 persen, dan
10. Daging ayam ras, dengan inflasi 0,15 persen.

Setahun berikutnya, 2011, beras kembali jadi komoditas terbesar penyokong angka inflasi, namun kali ini beras ditemani oleh emas perhiasan dan rokok kretek filter.

Berikut adalah daftar lengkap komponen terbesar penyebab inflasi pada 2011.
1. Beras, dengan inflasi 0,54 persen.
2. Emas perhiasan, dengan inflasi 0,34 persen.
3. Rokok kretek filter, dengan inflasi 0,22 persen.
4. Tarif sewa rumah, dengan inflasi 0,21 persen.
5. Tarif angkutan udara, dengan inflasi0,19 persen.
6. Ikan segar, dengan inflasi0,18 persen.
7. Uang sekolah SLTA, dengan inflasi 0,10 persen.
8. Tarif kontrak rumah, dengan inflasi 0,09 persen.
9. Nasi dengan lauk, dengan inflasi 0,08 persen, dan
10. Telur Ayam Ras, dengan inflasi 0,07 persen. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya