Garuda Cari Utangan USD200 Jt

Idris Rusadi Putra, Jurnalis
Jum'at 03 Februari 2012 15:25 WIB
Ilustrasi. Corbis.
Share :

TANGERANG - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mencari pendanaan pinjaman perbankan untuk melengkapi pembayaran pre delivery payment penambahan armada baru.

Direktur Keuangan Garuda Elisa Lumbantoruan mengatakan, perseroan mencari pinjaman sebesar USD200 juta, di mana kebutuhan dana perseroan untuk pengembangan pesawat sekira USD430 juta.

Dari jumlah tersebut, sekira Rp2,7 triliun akan diambilkan dari kas internal dan hasil IPO sebesar Rp1,7 triliun. Sisanya direncanakan akan diambilkan dari pinjaman perbankan sebesar USD200 juta.

"Mungkin paling lambat kuartal IV tahun ini kami akan mencari pendanaan dari bank USD200 juta, untuk menambah Pre-Delivery Payment," ungkapnya ketika ditemui wartawan seusai RUPSLB Garuda di Tangerang, Jumat (3/2/2012).

Sebelumnya, Garuda Indonesia memutuskan menambah 61 armada baru hingga 2016. Dengan adanya penambahan tersebut, maka rencana kepemilikian armada Garuda bertambah menjadi 97 pesawat dari semula 36 pesawat.

Adapun penambahan armada secara rinci adalah Boeing 737-800 NG dari rencana sebelumnya 10 unit menjadi 20 unit. Boeing 777 ER tetap 10 unit. A330-200 dari sebelumnya enam unit menjadi 24 unit atau Airbus Family lainnya.

Pesawat tipe narrow-body untuk Citilink dari sebelumnya lima unit menjadi 25 unit. Pesawat tipe Sub-100 dari sebelumnya lima unit menjadi 18 unit atau pesawat lain sejenisnya. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya