JAKARTA - PT Peringkat Efek Indonesia (Pefindo) tengah melakukan pemeringkatan terhadap lima penerbitan obligasi senilai Rp10 triliun.
"Dari Januari hingga minggu awal Februari kami sudah dapatkan lima issuer dengan total nilai obligasi mencapai Rp10 triliun," ungkap Direktur Utama Pefindo Ronald Tauviek A Kasim, saat Media Forum di kantornya, Senayan, Jakarta, Selasa (7/2/2012).
Dijelaskannya, issuer yang tengah digarap oleh Pefindo mayoritas bergerak di sektor finansial. Selain itu, tidak ketinggalan juga yang berasal dari sektor consumer goods.
Diperkirakan, selama 2012 total nilai obligasi yang akan dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia mencapai Rp50 triliun. Sedangkan untuk medium term notes bisa mencapai Rp5 triliun. "Sementara tahun lalu total nilai obligasi dan MTN sebesar Rp51 triliun," tambahnya.
Kenaikan nilai emisi obligasi di 2012 terjadi karena akan ada obligasi jatuh tempo senilai Rp20 triliun hingga Rp25 triliun. Dengan jumlah sebesar itu, Pefindo melihat bahwa perusahaan tersebut akan kembali terbitkan obligasi.
"Suku bunga di Indonesia kan trennya menurun dan ini akan memberikan dampak positif kepada perusahaan yang mau menerbitkan obligasi," tandasnya.
(Widi Agustian)