2011, BP Migas Hemat Rp1,4 T dari Pengadaan Alat

Iman Herdiana, Jurnalis
Jum'at 10 Februari 2012 15:12 WIB
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
Share :

BANDUNG - Badan Pengatur Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) mengklaim selama 2011 mampu menghemat pengadaan peralatan hingga USD147 juta atau Rp1,4 trilun.

Kepala BP Migas R Priyono menyebutkan, penghematan tersebut melampaui target sebesar 37 persen. Untuk itu, tahun ini BP Migas mentargetkan bisa menghemat USD150 juta-USD160 juta. Pihaknya mengajak komponen BP Migas untuk melakukan penghematan dan efisiensi.

"Selama ini kita disebut tak diawasi, pemborosan, sarang koruptor, tetapi buktinya kita dapat Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK," kata Priyono, di Bandung, Jumat (10/2/2012).

Penghematan yang dicapai BP Migas, kata dia, sudah dimulai sejak 2010.  Hal itu terjadi karena adanya kerja sama untuk membentuk GCG.

"Dulu pengadaan peralatan kan sendiri-sendiri, sekarang bersama-sama. Misalnya dulu sewa tiga bulan sekarang tiga tahun karena gantian jadi lebih murah biayanya," paparnya.

Selain itu, pengadaan tender yang selama ini sendiri-sendiri, kini dilakukan bersama-sama. "Sehingga waktu dan biaya lebih hemat," ujarnya.

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya