JAKARTA - Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) untuk obligasi IV-2009 menjadi idD dari idCCC dan sukuk ijarah II-2009 jadi idD(sy) dari idCCC(sy).
"Downgrade ini karena perusahaan gagal memenuhi pembayaran bunga dan cicilan imbalan ijarah yang jatuh tempo pada Februari 2012," jelas analis Pefindo Vonny Widjaja dan Andy Sidharta dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (29/2/2012).
Selain itu, Pefindo juga menurunkan peringkat obligasi III-2007 menjadi idD dari sebelumnya idCCC dan sukuk ijarah I-2007 menjadi idD9(sy) dari sebelumnya idCCC(sy). Peringkat perusahaan juga turun jadi idD dari idSD.
"Pefindo melihat kemungkinan besar BLTA tidak akan dapat memenuhi pembayaran pokok utang maupun bunga pada saat jatuh tempo," ungkap dia.
Padahal, baru pada 15 Februari lalu Pefindo menurunkan peringkat BLTA menjadi idSD dari idCCC setelah memperoleh konfirmasi perseroan tidak memenuhi pembayaran utang ke salah satu bank di luar negeri dan utang sewa kapal pada tanggal jatuh temponya.
BLTA adalah perusahaan pelayaran yang fokus di pengangkutan produk cair (kimia, minyak, gas, dan minyak untuk konsumsi) dengan rute Asia, termasuk Timur Tengah, Eropa, Amerika Utara dan Selatan.
Perusahaan memiliki 40 kapal tanker kimia (total kapasitas 601.003 DWT/Dead Weight Ton), 11 kapal tanker minyak (748.873 DWT), 15 kapal tanker gas (146.224 DWT), satu tanker FPSO (60.874 DWT) dan 27 kapal sewa (691.914 DWT).
(Widi Agustian)