PALOPO - Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) akan berkunjung ke wilayah Luwu Raya dan Tana Toraja, dalam rangka meninjau Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) lintas Sulawesi.
Sesuai agenda kunjungan JK dijadwalkan tiba di Kota Palopo, pukul 08:00 WITA, setelah terbang menggunakan helikopter dari Toraja. Di Palopo, agenda utama Ketua Umum PMI ini akan meninjau Sutet lintas Sulawesi di Gardu Induk Latuppa.
"Beliau (JK) juga dijadwalkan akan bersilaturahmi dan ramah tamah dengan jajaran Pemkot dan masyarakat Palopo di rumah jabatan Wali Kota, SaokotaE," kata Kabag Humas dan Protokol Pemkot Palopo Muh Ansir Ismu.
Setelah meninjau gardu induk Latuppa, JK juga akan meninjau gardu sutet di Walenrang, Kabupaten Luwu, dan gardu sutet di Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur. "Namun, sebelum bertolak ke Walenrang dan Mangkutana, jajaran Pemkot akan menjamu beliau makan siang di kawasan Jalan Lingkar Palopo," katanya, Rabu (28/3/2012).
Sementara itu, jajaran Polres Palopo mulai memperketat pengamanan jelang kunjungan JK ke Kota Palopo. Mulai malam tadi, aparat kepolisian dibantu personel TNI dari Kodim 1403 Sawerigading Palopo, disiagakan di gardu induk Latuppa.
Pengamanan juga ditingkatkan karena mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Palopo, besok kembali menggelar aksi unjukrasa menolak kenaikan harga BBM per 1 April mendatang. "Kita memperketat pengamanan, selain dalam rangkaian kunjungan Bapak Jusuf Kalla ke Palopo juga untuk pengamanan jelang aksi unjukrasa menolak kenaikan harga BBM. Pengamanan dilakukan dengan kekuatan penuh dari Polres dibantu pasukan TNI," kata Kapolres Palopo, Muh Fajaruddin.
Polres juga mengantisipasi kemungkinan adanya aksi unjukrasa penolakan Sutet masuk wilayah Palopo, karena selama ini, pembangunan Sutet lintas Sulawesi dari Poso itu, menuai protes dari berbagai elemen masyarakat dan aktivis LSM lingkungan hidup. Protes itu dipicu Sutet 275Kv Poso II-Palopo-Pomala’a ini, dikerjakan PT Poso Energi, melintasi pemukiman penduduk di beberapa kecamatan, seperti Telluwanua, Wara Utara, Wara Barat, Mungkajang dan Sendana. (nia)
(Rani Hardjanti)