JAKARTA - Mantan Menteri Perdagangan Rahardi Ramelan menuturkan, menjadi menteri perdagangan sekarang ini jauh lebih susah.
"Kalau dulu menteri bisa memutus sendiri. Kalau sekarang harus lapor ke sini, lapor ke DPR, bikin pusing. Itu karena sistem politik kita yang tidak cocok. Saya menyarankan agar bursa komoditi kita untuk diberesin, karena bursa komoditi kita enggak jalan," kata Rahardi ketika ditemui di Kantor Kemendag, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Senin (9/4/2012).
Mantan Menteri Perdagangan era Reformasi Pembangunan tahun 1998-1999 ini diundang oleh Mendag Gita Wirjawan. Selain Rahardi, juga ada Jusuf Kalla. Begitu juga Mari Elka Pangestu dan Bob Hasan juga terlihat hadir.
Menurut JK, demikian panggilan akrabnya, dalam pertemuan ini, menuturkan beberapa pengalamannya ketika menjabat sebagai Menteri Perdagangan.
"Berdasarkan pengalaman kita, katakanlah jadi bahan (masukan) untuk menteri sekarang. Sarannya bermacam-macam, perdagangan, internasional, dan macam-macam," lanjut pemilik usaha Group Kalla ini.
(Widi Agustian)