JAKARTA - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) mengklaim telah memberikan kontribusi kepada negara sampai 70 persen dari laba bersihnya pada 2011.
"Sekira 13,5 persen diberikan kepada pemerintah dalam bentuk royalti dan 45 persen pajak penghasilan. Ini kita berikan kepada pemerintah. Katakanlah secara ilustrasi, kami menghitung hampir 70 persen diberikan kepada pemerintah, kami dan pemegang saham hanya menikmati 30 persen dari yang dihasilkan," kata Presiden Direktur Garibaldi Thohir, usai acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Ritz Carlton Hotel, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (27/4/2012).
Garibaldi melanjutkan, perseroan telah memberikan pajak penghasilan sebesar USD450,5 juta dan royalti sebesar USD405,4 juta.
"Secara gambaran besar kami bayar royalti dan pajak dan dana-dana CSR hampir USD900 juta pada 2011. Itulah kontribusi kami sebagai perusahaan Indonesia, kami ingin jadi perusahaan terkemuka di mining dan energy," pungkasnya.
Sekadar informasi, perseroan mencatatkan laba bersih 2011 sebesar USD552 juta atau naik sebesar 124 persen dari USD247 juta di 2010. "Kenaikan laba bersih ini terutama ditopang oleh pertumbuhan produksi yang tinggi, harga jual rata-rata yang kuat dan pengendalian biaya yang terus dilakukan," tuturnya.
Sementara itu, untuk pendapatan usaha, perseroan mencatatkan sebesar USD3,99 miliar yang meningkat sebesar 47 persen dari USD2,72 miliar pada 2010.
(Widi Agustian)