Kemenkeu Tak Akan Potong Anggaran Pelatihan PNS

R Ghita Intan Permatasari, Jurnalis
Jum'at 11 Mei 2012 17:01 WIB
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
Share :

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan tidak akan memotong biaya pelatihan Pegawai Negeri sipil (PNS). Sebagai bentuk penghematan, maka kemenkeu akan memotong jumlah orang tim konsultasi yang ada.

Sekretaris Jenderal Kemenkeu Kiagus Badaruddin mengatakan, biaya pelatihan tidak akan dilakukan pemotongan. Pasalnya, hal ini berkaitan dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam institusi Kemenkeu sendiri.

"Pelatihan tidak (dipotong). Itu kan SDM untuk tingkatkan kualitas," tegas dia kala ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (11/5/2012).

Karenanya, Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo meminta uji coba pemotongan jumlah orang dalam satu tim. Dia mengungkapkan, dalam jajaran eselon I dan II akan dikurangi menjadi dua orang, kalau eselon III ke bawah dibantu tiga orang dalam satu tim dari sebelumnya lima orang.

"Orang yang ikut dalam tim itu boleh berapa saja. Tetapi yang dibayar itu tetap diberikan batas. Tapi jika memang dirasakan harus lebih dari itu, maka akan harus dimintakan persetujuan ke Menteri Keuangan," kata dia.

Lebih jauh dia mengungkapkan, dalam satu tim yang dibentuk ada kriteria tertentu. Karenanya, jika tidak bersifat penting maka tim tersebut tidak akan dibentuk.

Selain itu, Kiagus berencana melakukan penghamatan lain, dengan menekan biaya sosialisasi atau konsinyering, yang sebelumnya dilakukan di luar ruangan, sekarang diminta dilakukan di dalam kantor.

"Kepada yang bersangkutan akan diberikan tambahan biaya, supaya dia pas pulang malam kan bisa naik taksi, makan. Tapi tidak lagi di hotel. Tapi saat keadaan tertentu masih dapat dilakukan dengan pertimbangan khusus," jelas dia.

Sayangnya, Kiagus belum bisa menyebutkan angka penghematan yang pasti dengan dilakukannya langkah penghematan tersebut.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya