Kemenkeu: Utang USD2 M untuk Jaga Defisit

R Ghita Intan Permatasari, Jurnalis
Senin 21 Mei 2012 12:55 WIB
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
Share :

JAKARTA - Alasan Indonesia berutang sebesar USD2 miliar kepada World Bank akan digunakan untuk berjaga-jaga yakni untuk menjaga defisit.

Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo mengatakan, dengan pinjaman tersebut maka target defisit tidak akan berubah. Sehingga dengan adanya dana tersebut, maka akan menjaga defisit di kisaran 2,23 persen.

"USD2 miliar untuk kontijensi loan, atau dana cadangan kehati-hatian. Kami inginnya menyusun itu seperti periode 2008-2009, World Bank menjadi lead sindikasi," jelas Agus Marto kala ditemui di Gedung Menko Perekonomian, Jakarta, Senin (21/5/2012).
 
Dengan World Bank menjadi lead sindikasi, maka pemerintah dapat meminta partisipasi dari banyak pihak. "Terutama multilateral agency. Sehingga, nantinya tercipta dana yang bisa dipakai untuk kehati-hatian bagi Indonesia," jelas dia.

Dengan adanya dana cadangan tersebut maka pemerintah akan menggunakan sebagai pembiayaan dalam APBN. Agus menambahkan, dan cadangan tersebut bisa dalam bentuk dana yang ditarik untuk membiayai kebutuhan pembiayaan APBN kita atau semacam jaminan.

"Bagi pemerintah kalau seandainya pemerintah mau masuk ke pasar, dan pasar responsnya buruk, diberikan jaminan oleh lembaga-lembaga internasional ini. Sehingga, kita bisa akses ke pinjaman," tuturnya.

Menurutnya, cadangan APBN 2012 dilakukan karena rencana menarik dana pembiayaan Rp190 triliun terhambat karena satu dan lain hal. Agus menambahkan, penarikan pembiayaan tersebut memang susah masuk.

"Karena pembiayaan diberlukan untuk membiayai defisit anggaran tapi kalau ternyata pembiayaan karena pasar karena perkembangan di Eropa dan dunia menjadi sulit maka kita bisa menggunakan dana itu," pungkasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya