MEDAN - Pertamina menutup salahsatu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). SPBU dengan nomor 14201144 yang ditutup, berada di jalan Jamin Ginting Pancur Batu, Kabupaten Deli, Serdang.
SPBU yang berlokasi beberapa ratus meter dari perbatasan Medan–Deli Serdang itu ditutup karena adanya sengketa antara ahli waris pemilik SPBU. Hal ini mengakibatkan kegiatan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di kawasan itu menjadi terganggu.
“SPBU ini sedang dilakukan pembinaan dan ini karena terkendala urusan keluarga pemilik SPBU. Karena kendala itu juga aktifitas distribusi di kawasan sekitarnya menjadi terganggu, dan kita pun akhirnya mengambil keputusan untuk menutupnya sejak selasa (22 Mei)," Kata Asisten Manager Customer Eksternal Relation PT Pertamina Fuel Retail Marketing Region Sumatera Bagian Utara Sonny Mirath, lewat siaran persnya, Rabu (23/5/2012) Semalam.
Namun masyarakat diminta tak perlu panik, karena pasokan BBM khususnya BBM bersubsidi yang dalam keadaan normal disalurkan melalui SPBU itu, akan dialihkan ke SPBU lain disekitarnya. Sehingga kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi secara normal.
"Kita enggak mau karena masalah internal, proses distribusi jadi terganggu. Makanya, kita pindahkan pasokannya ke SPBU disekitarnya." Pungkasnya.
Sonny menambahkan, Pertamina juga telah menghentikan sementara pasokan BBM SPBU di Jalan Patimura Medan, namun kali ini penutupan dilakukan bukan karena alasan keluarga, tetapi karena masalah keuangan yang membuat pengelola SPBU tidak mampu memenuhi kewajibannya membeli BBM.
”Sama seperti SPBU di Pancur Batu itu, statusnya dalam pembinaan dan kita hentikan pasokannya sampai kedua SPBU itu dapat menyelesaikan persoalan internalnya.” Tambahnya.
Di Sumatera Utara, untuk 2012 ini, belum ada tabulasi berapa jumlah SPBU yang telah mendapatkan status pembinaan. Namun sepanjang 2011 lalu, 37 dari 300 SPBU telah ditutup, utamanya karena pelanggaran ketentuan distribusi BBM bersubsidi.
(Martin Bagya Kertiyasa)