Aksi Profit Taking Benamkan IHSG 82 Poin

, Jurnalis
Jum'at 25 Mei 2012 16:21 WIB
Ilustrasi. Foto: Tangguh Putra/Okezone
Share :

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan ini tak mampu kembali lagi ke jalur hijau. Mulai perdagangan pagi hingga penutupan sore, IHSG terus terpuruk dan "berkubang" di zona merah.

Penutupan perdagangan IHSG Jumat (25/5/2012) sore terpantau 82,36 poin atau setara 2,07 persen ke posisi 3.902,51. Sementara indeks LQ45 turun 16,22 poin ke posisi 657,88, serta Jakarta Islamic Index (JII) turun 13,21 poin ke posisi 531,24.

Adapun hanya 45 saham yang tercatat menguat, 243 saham melemah, dan 59 saham terpantau stagnan. Volume perdagangan hingga sore ini pun tercatat sebesar 2,7 miliar lembar saham senilai Rp4,18 triliun. Di samping itu, foreign buy tercatat sebesar Rp2,01 triliun.

Aksi profit taking di akhir pekan ini disinyalir membuat IHSG jeblok, di samping bursa Asia bergerak mixed. Tak ayal, kondisi tersebut membuat nilai rupiah anjlok sampai menembus level Rp9.500 per USD hari ini.

Selain itu, adanya non delivery forward (NDF) membuat IHSG dan rupiah kompak melemah. OSK Nusadana menjelaskan bila ada pergerakan harga pada NDF. Sekadar informasi, NDF atau pasar rupiah ke dolar di luar negeri dinilai rentan membuat nilai rupiah labil.

Maka dari itu, saham-saham yang melemah (top losers) yakni PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp1.900 ke Rp65.850, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp1.350 ke Rp23.900, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp850 ke Rp17.200, dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turun Rp700 ke Rp16.200.

Sementara saham-saham yang menguat (top gainers) di antaranya PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) naik Rp600 ke Rp12.500, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik Rp500 ke Rp13.800, dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp50 ke Rp12.450.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya