JAKARTA - Nilai tukar rupiah kembali melemah pada pagi ini. Kisaran perdagangan rupiah pun kini berada pada rentang Rp9.600-an per USD.
Menurut yahoofinance, rupiah tersungkur ke Rp9.623 per USD. Di mana kisaran perdagangan harian untuk rupiah pun ada di Rp9.610-Rp9.660 per USD. Sementara menurut Bloomberg, semalam nilai tukar rupiah ada di Rp9.575 per USD.
Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Lana Soelistianingsih menjelaskan, sentimen global masih sangat tidak stabil. Pasar AS dan Eropa kembali ditutup turun pada perdagangan semalam. "Untuk rupiah, tekanan pelemahan masih akan berlanjut," kata dia dalam risetnya di Jakarta, Kamis (31/5/2012).
"Kami perkirakan BI akan masih menjaga pasar sehingga kisaran rupiah masih bisa bertahan di antara Rp9.430-Rp9.490 per USD sebagai kurs penutupan," jelas dia.
Dia menuturkan, pelemahan pada rupiah berlanjut, bahkan sempat menembus Rp9.614 per USD siang kemarin. Namun berhasil diintervensi BI hingga kembali ke Rp9.453 per USD (kurs tengah Bloomberg). Sedangkan kurs di pasar non delivery forward (NDF) masih terus naik menjadi Rp.9.728 per USD, yang dikawatirkan masih akan menekan rupiah untuk sementara waktu.
(Widi Agustian)