JAKARTA - Wafatnya pengusaha kelas kakap Sudono Salim membuat banyak orang, khususnya dari kalangan pengusaha muda, merasa kehilangan.
Pengusaha Erwin Aksa menuturkan, seorang Sudono Salim merupakan tokoh panutannya dalam perintisan usahanya hingga saat ini.
"Saya melihat kita kehilangan sosok tokoh yang telah membuat wajah industri dari sektor swasta tumbuh pesat," ungkap mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) kepada Okezone, Jakarta, Senin (11/6/2012).
Erwin mengaku bahwa dirinya mengagumi pendiri group Salim yang sukses lewat Indofood dan BCA ini. Om Liem, demikian biasa dipanggil, menurut Erwin, sangat ulet sehingga membuat industri strategi di Indonesia dapat berkembang cukup pesat hingga saat ini.
"Saya kagum pada seorang industriawan yang telah membangun industri strategis. Sebagai entrepreneur, beliau memiliki keuletan membangun usaha usaha yang strategis," paparnya.
Liem Sioe Liong merupakan pengusaha Indonesia, pendiri Grup Salim yang meliputi Indofood, Indomobil, Indocement, Indosiar, BCA, Indomaret dan Indomarco. Majalah Forbes mencatat kekayaannya pada tahun 2006 lalu mencapai USD600 juta, dan menjadikannya ke dalam jajaran orang terkaya di Indonesia dan Asia Tenggara. (gna)
(Rani Hardjanti)