Global Mediacom Raih Laba Bersih Rp656,6 M

Gina Nur Maftuhah, Jurnalis
Selasa 14 Agustus 2012 10:57 WIB
Logo Global Mediacom
Share :

JAKARTA - PT Global Mediacom Tbk (BMTR) membukukan laba bersih Rp656,6 miliar atau tumbuh 20 persen menjadi Rp544,4 miliar sampai Juli lalu. Laba ini melebihi target yang ditetapkan sebesar 11 persen.

Investor Relations MNC Robert Satrya dalam siaran persnya memaparkan bahwa laba per saham juga tumbuh hampir 20 persen dari Rp39 menjadi Rp47.

"Kedua lini bisnis utama (media berbasis konten dan iklan) serta media berbasis pelanggan (MSKY) menunjukan kinerja yang sangat baik pada periode ini," ungkap Robert, Selasa (14/8/2012).

Sampai Juli, pendapatan konsolidasi tumbuh 26 persen menjadi Rp4,9 triliun dari Rp3,9 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan EBIDTA atau laba kotor mengalami pertumbuhan yang signifikan sebesar 34 persen menjadi Rp2 triliun dari Rp1,5 triliun dengan marjin EBITDA naik dari 39 persen menjadi 42 persen.

"Media berbasis konten dan iklan tetap menjadi kontributor utama sebesar 63 persen dari pendapatan konsolidasi. Pendapatan dari media berbasis konten dan iklan bertumbuh 29 persen menjadi Rp3,1 triliun pada Juli 2012 dari Rp2,4 triliun di 2011," jelas dia.

Pertumbuhan pendapatan iklan MNC yang kuat, jelas dia, karena kenaikan rate card dan tingkat occupancy dan juga pendapatan dari UEFA EURO Cup.

"MNC mampu untuk meningkatkan rate card dan tingkat occupancy untuk semua televisi FTA dikarenakan oleh dominasi MNC pada pasar televisi FTA," komentar dia.

Sedangkan pendapatan dari media berbasis pelanggan di bawah PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) juga tumbuh sebesar 37 persen dari Rp957 miliar menjadi Rp1,3 triliun pada tahun ini.

"Angka ini adalah kontribusi sebesar 27 persen dari pendapatan konsolidasi Mediacom. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, kontribusi MSKY sebesar 25 persen," tambah dia.

Lonjakan pendapatan MSKY diakibatkan oleh pertumbuhan pesat pada jumlah pelanggan aktif MSKY.  Sebagai informasi, jumlah pelanggan aktif adalah 1,47 juta atau naik dari periode yang sama tahun lalu sebesar 1,02 juta. Angka ini merepresentasikan peningkatan sebesar lebih dari 43 persen. (gna)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya