"BTEL Cuma Gali Lubang-Tutup Lubang"

Rivan Awal Lingga, Jurnalis
Kamis 06 September 2012 10:35 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) memang telah melunasi utang obligasinya. Walau demikian, hal itu dinilai tidak memberikan pengaruh apa-apa kepada perseroan.

Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang menjelaskan, anak usaha Grup Bakrie ini masih dalam prospek negatif ke depannya.

Karena itu, Edwin menjelaskan, kendati peringkat utang BTEL sudah naik dari CCC+ menjadi B-, tidak menjamin perusahaan tersebut sekarang sudah sehat. BTEL masih melakukan sistim gali lubang tutup lubang untuk membayar utang-utangnya.

"Ketika terjadi kerugian, kinerja BTEL memburuk, dan kategori B- itu masih terbilang kategori sampah," ungkap Edwing Sebayang dalam percakapannya dengan Okezone, Kamis (6/9/2012).

Sebelumnya, pelunasan obligasi senilai Rp650 miliar pada 4 September 2012 kemarin membuat lembaga pemeringkat S&P telah menaikkan peringkat utang perseroan dari semula CCC- menjadi B- dengan outlook stabil.

Standard & Poor’s juga menaikkan peringkat  Senior Notes BTEL yang jatuh tempo di 2015 dari CCC- menjadi B- dengan outlook stabil.

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya