Inflasi RI Masih Relatif Tinggi Dibanding Malaysia

Bramantyo, Jurnalis
Jum'at 05 Oktober 2012 18:01 WIB
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
Share :

SOLO - Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengakui bahwa inflasi Indonesia bila dibandingkan dengan negara lain seperti Malaysia masih relatif tinggi. Namun jika dibandingkan dengan pengalaman tingkat inflasi selama ini di Indonesia, relatif rendah.

"Bila dibandingkan pengalaman kita selama ini, lima atau enam tahun ini, inflasi saat ini relatif rendah," jelas Darmin Nasution, saat ditanya wartawan perihal tingkat inflasi Indonesia, seusai meresmikan gedung baru BI Solo, di Solo, Jawa Tengah, Jumat (5/10/2012).

Darmin mengatakan, bahwa inflasi kita sangat dipengaruhi oleh bahan makanan. Kalau harga beras, sayur, cabai, bawang dan sebagainya, misalnya naik, maka tingkat inflasi akan naik. "Karena saat ini musimnya memang baik, dan harga-harga bahan makanan juga tidak naik atau relatif stabil. Sehingga tingkat inflasi pun datar-datar saja, atau relatif rendah," jelasnya.

Rendahnya inflasi di Indonesia belakang ini, menurut Darmin, juga dipengaruhi adanya resesi dan krisis dunia internasional. Krisis internasional itu memang berakibat turunnya ekspor dan impor. Harga-harga pun menjadi murah. "Namun memang diakui bahwa nilai ekspor sekarang ini melambat," ujarnya.

Terkait dengan pertumbuhan ekonomi, Gubernur BI mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi sekarang ini masih sesuai dengan perkiraan. Kalau pun dibanding 2011 lalu, pertumbuhan ekonomi 2012 ini memang turun. "Turun tapi sedikit," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya