Sentimen Positif Asia Awali Penguatan IHSG

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis
Selasa 30 Oktober 2012 09:30 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 8,23 poin atau 0,19 persen ke 4.339,60. Kenaikan IHSG sejalan dengan kenaikan mayoritas indeks di Asia.

Indeks patokan LQ45 hanya mampu melaju 0,10 poin ke 747,64, sementara indeks IDX30 naik tipis 1,11 poin atau 0,1 persen ke 377,97, sedangkan Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 0,69 poin atau 0,1 persen ke 613,38.

Menurut Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang superstorm sandy dengan kecepatan angin tertinggi sekitar 90 mph (150 kph) membuat Wall Street diperkirakan akan tutup kembali hari ini.

"Tutupnya wall street bahkan kemungkinan hingga Rabu berpotensi tutup dan memaksa beberapa emiten menunda rilis laporan keuangan kuartal III-2012 dan beberapa data ekonomi versi pemerintah," katanya di Jakarta, Selasa (30/10/2012).

Edwin menambahkan, dari dalam negeri, investor sedang menanti laporan keuangan dari beberapa emiten, terutama investor ingin mengetahui seberapa besar dampak penurunan penjualan alat berat atas kinerja UNTR, dan seberapa berat dampak penurunan ASP CPO atas kinerja AALI yang diketahui menyumbang cukup besar atas laporan keuangan Konsolidasi ASII.

"Dihimbau agar bersiap melepaskan sebagian posisi portofolio dan stay cash (untuk melakukan pola short term trading) seiring akan selesainya release laporan keuangan 2012 mengantisipasi cooling down IHSG sebesar minus 4 persen sampai dengan minus 6 persen dan selanjutnya hanya fokus kepada emiten yang real melakukan corporate action," tambah dia.

saham-saham di Asia mayoritas menguat, dengan indeks Hang Seng naik tipis 16,98 poin atau 0,008 persen, indeks Straits Tines naik 1,03 poin, dan indeks Nikkei menguat 30,52 poin atai 0,34 persen. Sedangkan indeks Shanghai turun 3,36 poin atau 0,16 persen.

IHSG dibuka dengan 49 saham menguat, 84 saham stagnan, dan 41 saham melemah. Pada pagi ini, IHSG mencatat nilai transaksi sebesar Rp193,712 miliar dari 222,265 juta lembar saham diperdagangkan. Selain itu, investor asing nampak mencatat aksi beli sebesar Rp22,305 miliar.

Sektor-sektor IHSG bergerak dua arah, dengan sektor ankea industri, properti, infrastruktur, keunagan dan agrikultur menguat, di bawah 0,5 persen. Sedangkan sektor perdangan, konsumsi, manufaktur mencatat penurunan dengan sektor tambang anjlok 12,42 poin atau 0,7 persen.

Adapun saham-saham yang menguat (top gainers) antara lain, saham PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) naik Rp450 ke Rp2.800, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp250 ke Rp25.800, dan saham PT Akasha Wira International Tbk (ADES) naik Rp190 ke Rp1.530.

Sedangkan saham-saham yang melemah (top losers) antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp1.500 menjadi Rp40.800, saham PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) turun Rp400 Rp6.100, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp150 menjadi Rp50.500.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya