JAKARTA - PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) mengakui bahwa saat ini terjadi penurunan produksi emas dan tembaga yang disebabkan adanya pembangunan open pit mining fase keenam. NTT merupakan anak usaha PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).
"Produksi tertinggi pada 2010 di atas 542 juta pound tembaga dan 737 ounce emas," kata Corporate Secretary BRMS Herwin Hidayat, saat ditemui dalam paparan publik di Hotel Four Season, Jakarta, Kamis (20/12/2012).
Lebih lanjut menurutnya, penurunan tersebut saat ini perseroan masih mengandalkan open pit mining fase lima yang sudah tua dan stockpile yang ada saat ini. Namun penurunan tersebut sudah diantisipasi sebelumnya karena pembangunan open pit mining fase enam.
"Kami mengharapkan bahwa akhir 2013 atau awal 2014 sudah selesai, sehingga produksi bisa naik seperti di 2010," jelasnya.
Sebagai informasi, laba dari PT Newmont Nusa Tenggara berkurang menjadi USD38 juta di tahun ini dari USD112 juta di tahun lalu. Ini karena, produksi emas 2012 turun menjadi 70 ribu ons dari sebelumnya 318 ribu ons. Produksi tembaga juga turun dari 283 juta pon jadi 170 juta pon.
(Widi Agustian)