JAKARTA - Target penawaran saham umum perdana (IPO) 2012 tidak dapat dipenuhi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Menurut Kepala Bidang OJK Nurhaida, tugas seorang regulator bukanlah hanya menargetkan.
"Mesti ada pemberian edukasi bagi investor dan masyarakat agar sisi demand dan supply ketemu, supaya maksimal, kita memberikan regulator suasana kondusif supaya menarik investor," katanya, di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (2/1/2013).
Menurutnya, tantangan ke depan adalah jumlah investor masih terbatas, IPO belum terlalu banyak dari tahun ke tahun, edukasi masyarakat masih kurang dan sekaligus potensi untuk mengembangkan pasar modal.
"Menjawab tantangan tersebut kami melakukan market deepening pendalaman market dengan menambah likuiditas di market, diharapkan jumlah emiten dengan adanya aturan baru bisa membuat market menarik," jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga akan meningkatkan market integrity supaya pelaku pasar lebih kompetitif, hal tersebut diperoleh dengan infrastruktur bagus yang sudah dikembangkan dari 2010 dan 2012.
Law enforcemnet, peningkatan kualitas dan kuantitas pengawasan supaya peningkatan kepercayaan pada pasar modal bertambah dan investor meningkat.
(Widi Agustian)