JAKARTA - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) berencana melakukan right issue sebanyak 30 persen pada tahun ini. Dari right issue tersebut, diharapkan diperoleh dana sekira Rp2 triliun.
Rencana right issue tersebut diakui Direktur Utama Adhi Karya Kiswo Dharmawan telah mendapatkan izin dari DPR-RI. DPR juga pada saat itu meminta agar kepemilikan saham pemerintah masih mayoritas di Adhi Karya setelah melakukan rights issue.
"Diharapkan pada tahun ini right issue bisa terealisasi maksimal 30 persen, tinggal menunggu persetujuan dari pemerintah,” ujar Kiswo, kepada di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (7/2/2013).
Kiswo menyebutkan, dana hasil right issue tersebut akan digunakan untuk membiayai belanja modal (capital expenditure/capex) sekira Rp700 miliar dan pembangunan monorel sekira Rp1,2 triliun. "Pembangunan monorel dikerjakan oleh konsorsium BUMN, kita sebesar 50 persen. Oleh karena itu, pendanaannya lebih besar," tukasnya.
Kiswo menyebutkan, konsorsium BUMN tersebut beranggotakan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Industri Kereta Api (Persero), PT Len Industri Persero, dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).
(Widi Agustian)