JAKARTA - Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Y Galuzin mengatakan, 12 pesawat komersial Sukhoi Superjet-100 akan dikirim dari Rusia ke Indonesia. Rusia pun terus berharap agar kerjasama antara RI dan Rusia meningkat pada tahun-tahun selanjutnya.
"Menurut laporan, tahun ini 12 pesawat akan dikirim ke Indonesia," ujar Galuzin, di Pusat Budaya dan Ilmu Pengetahuan Rusia, Jakarta, Kamis (7/2/2013).
Ke-12 pesawat itu dipesan oleh salah satu maskapai Indonesia yaitu Sky Aviation. Pada awalnya, pengiriman Superjet 100 akan dilakukan sebelum akhir 2012.
Galuzin juga tidak menyebutkan dengan mendetil mengenai waktu pengiriman pesawat tersebut. Namun Galuzin menambahkan, Rusia berharap dapat menjual sekira 40 unit pesawat tersebut pada tahun-tahun mendatang.
Ketika membahas masalah perdagangan Sukhoi antara Indonesia dan Rusia, Galuzin juga menyinggung tragedi kecelakaan Sukhoi pada 2012 lalu saat memulai uji coba penerbangannya. Peristiwa tragis pada Mei 2012 itu dianggap sebagai tragedi yang memperkuat hubungan Indonesia dan Rusia.
"Sayangnya, kita melihat peristiwa tragis pada Mei 2012 yaitu kecelakaan terbang Sukhoi Superjet-100, namun peristiwa ini justru memperkuat hubungan Indonesia dan Rusia," ucap Galuzin.
"Investigasi atas peristiwa itu juga sudah dilaporkan ke otoritas transportasi di Indonesia. Saya juga ingin mengucapkan kembali belasungkawa bagi warga Indonesia atas tragedi ini," paparnya.
Seperti diketahui Indonesia juga sudah memberikan sertifikasi layak terbang terhadap pesawat yang mengalami kecelakaan di Gunung Salak itu. Rusia juga mengonfirmasi pengiriman pesawat Sukhoi itu pada November 2012.
(Martin Bagya Kertiyasa)