JAKARTA – Untuk bisa mengembangkan suatu komunitas bisnis yang sifatnya sosial tidaklah mudah. Hal ini karena minimnya animo masyarakat terhadap bisnis.
"Padahal bisnis itu penting. Tapi masih banyak orang yang belum membutuhkan ilmu tersebut. Sekalipun ada yang ingin berbisnis tapi mereka masih ragu untuk mendapatkan mentor. Komunitas kami yang bergerak di bidang bisnis padahal tidak memungut biaya untuk berdiskusi. Masalahnya adalah ketidaktahuan mereka akan keberadaan kami," ujar Penggerak dari Komunitas D2DI Mike Rini Sutikno saat berbicara dengan Okezone di sela-sela acara Diskusi Rencana Pembentukan Klinik Bisnis, di Universitas Binus, Jakarta (9/2/2013).
Komunitas ini adalah salah satu kegiatan sosial sambil berbisnis, yang artinya kegiatan berbisnis tapi tetap melakukan rutinitas seperti biasa di setiap harinya.
Sedangkan untuk saat ini total anggota dari D2DI sekira 75 orang dan dari 75 orang. Dengan adanya komunitas D2DI ini, pihaknya juga tidak ingin menjadikan kegiatan tersebut 100 persen kegiatan sosial, melainkan dengan adanya pebisnis berkumpul nantinya menghasilkan suatu sistem bisnis yang menguntungkan.