JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meralat ucapannya mengenai laba yang akan diterima PT Pertamina (Persero) sebesar Rp171 triliun per tahun jika Pertamina mengelola Blok Mahakam.
"Saya salah mencatat angka tersebut, angka Rp171 triliun tersebut merupakan akumulasi dari tahun 2017 hingga 2032. Saya salah," ujar Dahlan di kantor Pertamina Pusat, Jakarta, Rabu (3/4/2013).
"Itupun jika Pertamina diperkenankan mengelola blok Mahakam di Kalimantan Timur," tambahnya.
Kendati demikian, menurut Dahlan, laba Pertamina akan naik secara drastis dan sebaiknya memang Pertamina terus harus ditingkatkan kapasitasnya. Hal ini karena menilai Pertamina yang sekarang tidak bisa pakai kacamata yang dulu.
"Seandainya Pertamina 100 persen mengelola Blok Mahakam, sementara wacana berkembang Pertamina 51 persen," jelas Mantan Dirut PLN tersebut.
Sebelumnya, Pertamina mengaku jika berhasil mengakuisisi blok Mahakam di Kalimantan Timur 100 persen, laba Pertamina pada 2018 akan bertumbuh sebesar Rp135 triliun.