JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) akan membagikan dividen sebesar 65 persen dari laba bersih. Angka ini setara dengan Rp8,4 triliun atau sebesar Rp436,2 per saham.
"Terkait informasi perihal penetapan penggunaan laba bersih perseroan tahun buku 2012 yang mencapai Rp12,9 triliun, rapat menyetujui pembagian dividen sebesar 65 persen dari laba bersih," tukas Operation Vice President Public Relations TLKM Arif Prabowo, dalam siaran persnya kepada Okezone, Senin (22/4/2013).
Dividen tersebut dibagikan dalam bentuk dividen tunai sebesar 55 persen dari laba bersih atau sejumlah Rp7,1 triliun. Angka etrsebut setara dengan Rp369,1 per saham dan spesial dividen tunai sebesar 10 persen dari laba bersih sejumlah Rp1,3 triliun atau minimal Rp67,1 per saham.
"Spesial dividen tunai akan dibagikan bersamaan dengan dividen tunai kepada pemegang saham," ungkap dia.
Sebelumnya, dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) disetujui bila dividen ini berdasarkan jumlah saham yang telah dikeluarkan, tidak termasuk saham yang telah dibeli kembali oleh perseroan per tanggal rapat yaitu sebesar 19,1 miliar lembar saham.
Selain itu juga akan dibukukan sebagai laba ditahan sejumlah Rp4,5 triliun yang akan digunakan untuk membiayai pengembangan usaha perseroan. Dalam RUPST tersebut, Telkom menyetujui penambahan anggota dewan komisaris yaitu dengan mengangkat Gatot Trihargo sebagai komisaris.