JAKARTA - Investor PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk menyetujui rencana perseroan untuk penerbitan surat utang (baik dalam bentuk Obligasi atau Medium Term Notes/MTN).
Selain itu, perseroan juga sepakat untuk mengalihkan, melepaskan hak atau menjaminkan sebagian besar atau seluruh aset perseroan. Hal tersebut tertuang dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
"Dalam menghadapi persaingan kian pesat dalam bisnis pembiayaan sepeda motor, perseroan mulai menganalisa dan mengubah strategi pertumbuhan yang pernah diterapkan tahun-tahun sebelumnya. Kami memberlakukan ekspansi secara selektif dengan target utama adalah pertumbuhan keuntungan yang diimbangi dengan kualitas aset yang baik," kata Presiden Direktur WOM Finance Djaja Suryanto Sutandar, dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Selasa (23/4/2013).
Melalui penerapan strategi tersebut, hingga akhir 31 Desember 2012, perseroan berhasil membukukan laba sebesar Rp7,6 miliar atau meningkat 41,4 persen, naik dari tahun sebelum sebesar Rp5,4 miliar. Peningkatan tersebut disebabkan oleh penerapan fokus strategi pada optimalisasi dan efisiensi.
"Dalam hal pengendalian kredit, perseroan menerapkan sistem analisa data disetiap cabang yang mampu memperkirakan tingginya risiko gagal bayar dengan penggunaan parameter yang lebih luas," jelasnya.
Hasil dari perubahan ini adalah menurunnya jumlah Non Performing Loan (NPL) dari 3,23 persen pada 2011 menjadi 3,16 persen di 2012.
Aset perseroan mencatat penurunan sebesar 14,3 persen di 2012, yakni dari Rp3,9 triliun pada 2011 menjadi Rp3,3 triliun di 2012. Total liabilitas perseroan mengalami penurunan sebesar 16,3 persen dibandingkan posisi pada akhir tahun sebelumnya 2011.
Penurunan ini terjadi terutama karena adanya penurunan sebesar Rp417 miliar di utang lain-lain, sebesar Rp292 miliar di utang obligasi dan pelunasan MTN sebesar Rp200 miliar.
"Kami yakin melalui strategi bisnis yang telah diterapkan akan membawa Perseroan mencapai target yang telah disepakati bersama," pungkasnya.