JAKARTA - Ketua Perbanas Sigit Pramono mengakui sering dimintai pendapatnya terkait pemberian kredit ke UKM menjelang Pemilu. Menanggapi hal tersebut, Sigit mengatakan siapapun pemerintahnya akan memberikan dorongan ke perbankan untuk mendorong pemberian Kredit UKM.
"Menjelang masa-masa politik pemilu sering ada 'ayo kita biayai UKM', siapapun pemerintahnya akan mengcreate pembicaraan ini, sebelum masa-masa politik pemilu," ujar Ketua Perbanas Sigit Pramono, di seminar Nasional, Jakarta, Kamis (25/4/2013).
Sigit mengakui, dirinya pernah dimintai untuk memberikan kredit ke UKM-UKM. Akan tetapi dirinya menolak. "Saya enggak mau, saya hampir dipecat juga gara-gara itu," tutur Sigit.
Sigit mengatakan pemberian kredit UKM perlu adanya pertanggung jawaban. Karena sulitnya pemberian kredit ke UKM dikarenakan Akses ke Perbankan, tapi UKM lebih bertumpu pada Suku bunga.
"Sebenarnya Rp100 ribu sampai Rp200 ribu mereka tidak masalah diberi bunga bank, dari pada bunga lintah darat yang bisa 100 persen bunganya," tukas Sigit. (wan)
(Widi Agustian)