Gaet Amerika, Kementrian ESDM Bisa Listriki 70 Jt masyarakat RI

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Senin 06 Mei 2013 15:00 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui kerjasama dengan Amerika Serikat (AS) untuk mengajari cara mengembangkan gas unkonvensional berupa CBM dan shale gas, yang dapat mencukupi 70 juta masyarakat Indonesia yang belum menikmati listrik

"Ada 60 sampai 70 juta masyarakat Indonesia yang belum disuplai listrik," kata Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo kepada wartawan di Hotel Gran Melia, di Jakarta, Senin (6/5/2013).

Susilo menambahkan, dengan pengembangan Shale gas dan CBM, akan dapat membantu masyarakat Indonesia mendapatkan pelayanan listrik yang sampai saat ini masih terdapat 70 juta masyarakat yang belum menikmati. "Jadi kalau Indonesia memproduksi untuk dalam negeri dan diekspor tentu akan membantu dunia," jelas Susilo.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian ESDM melakukan kerjasama bersama Departemen Energi Amerika Serikat (AS) dalam hal ini untuk mengajari cara mengembangkan gas unkonvensional berupa CBM dan shale gas.

"Pengalaman dari AS itu bisa dipakai untuk pengembangan sumber daya shale gas dan gas metana batu bara (CBM). Kerja sama ini akan difasilitasi melalui Ditjen Migas ESDM," ungkap Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo.

Susilo menjelaskan, kemampuan AS dilihat pemerintah dari segi regulasi, safety, dan security dalam mengoperasikan dalam mengembangkan bisnis gas unkonvensional tersebut. Tak tertutup kemungkinan, kedepannya pemanfaatan gas unkonvensional di Indonesia bukan hanya dipakai untuk kebutuhan domestik.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya