Kerajinan Anyaman Tergerus Krisis Amerika

Kuntadi, Jurnalis
Selasa 07 Mei 2013 16:54 WIB
Share :

YOGYAKARTA – Krisis ekonomi yang melanda negara Amerika Serikat (AS) dan Eropa mempengaruhi penjualan produk kerajinan anyaman berbahan serat alam.

Akibatnya banyak pembeli (buyer) yang mengurangi permintaan atas produk yang ada. Meski begitu, pasar kerajian ini masih cukup terbuka. Marketing PT Asia Perkasa, Anom Sujoko mengatakan, produk anyaman serat alam yang diekspor merupakan produk pesanan dari buyer.

Setiap tiga atau empat bulan sekali, akan ada pertemuan yang melibatkan buyer dan perajin. Pertemuan inilah menjadi ajang penawaran produk dari perajin. Dari beberapa sampel produk inilah yang selanjutnya akan diikuti dengan kesepakatan, dan dilanjutkan dengan pengiriman produk.

Sebelum ada krisis di Amerika, pertemuan ini kerap menghasilkan permintaan barang yang cukup beragam. Dari sekitar 10 sampel yang ditawarkan, minimal empat unit akan dipilih. Selanjutnya buyer akan meminta kiriman produk hingga 500 unit. Namun saat ini maksimal hanya satu atau dua unit saja.

"Permintaannya sekarang turun, dalam satu meeting dapat order satu produk sudah bagus," jelas Anom kepada wartawan, Selasa (7/5/2013).

Beberapa produk yang dimianti merupakan produk anyaman berbahan serat alam. Baik dari material enceng gondok, pelepah pisang, hingga serat rami atau serat pandan. Kebanyakan produk yang dipesan buyer berupa tas, keranjang pakaian, hingga hiasan  dan boks.

"Kebanyakan kita kirim ke Amerika, Inggris dan Spanyol," tandasnya. (wan)

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya