JAKARTA - Kementrian Perdagangan (Kemendag) akan melakukan pelatihan penggunaan sistem online (impor satu atap) sesuai dengan Permendag nomor 16 terhadap kementrian dan para perusahaan importir. Saat ini, Kemendag mengaku, sistem penulisan online tersebut telah siap.
"Saat ini sistem penulisan kita sudah siap, perencanaan minggu kedua dan ketiga bulan ini. Kita akan melakukan pelatihan terhadap kementrian dan para importir," ungkap Dirjen Perdagangan Luar Negeri Bachrul Chairi di Kantor Kemendag, Jakarta, Rabu (8/5/2013).
Bachrul Chairi mengatakan, bagi perusahaan-perusahaan yang telah memiliki Importir Terdaftar (IT) dalam sitem online akan masuk ke sistem otomatis.
"Kita sekarang melakukan penelitian mengenai keabsahan dan persyaratan perusahaan importir untuk masuk sistem online dan mereka yang sudah ada IT-nya akan langsung masuk dalam sistem otomatis. Sehingga sudah dapat diakses dengan mudah oleh Kementrian Pertanian," tuturnya.
Bachrul mengatakan nanti perusahaan importir sudah bisa mengajukan izin impor melalui sistem tersebut tanpa harus datang ke kantor Kementrian Perdagangan. Dia mengatakan semua permohonan laporan aktivitas impor pada peserta bisa dimasukan dalam site dan nantinya sistem tersebut yang mengolah akan adanya RIPH berdasarkan laporan kegiatan impor dalam setahun.
"Setelah pelatihan, implementasinya yang berikutnya sudah menggunakan sistem ini,” tutur Bachrul.
(Widi Agustian)